Hai semua, para scouter di seluruh penjuru dunia baik dunia kita maupun dunia lain, (hiii) haha admin sudah mulai kangen dengan anda, kini DKR DIWEK kembali dan siap menjadi Barometer DKr di kabupaten Jombang.
DKR DIWEK kembali bergegas Berkegiatan meramaikan khasanah kepramukaan di kabupaten Jombang, (hehehe), diawali dengan MUSRAN yang dilaksanakan Akhir November 2014, yang diikuti para kamabigus dan perwakilan gugus depan di Kecamatan Diwek, dengan semangat Tinggi para Panitia akhirnya berhasil terlaksana dengan baik.
Kemudian disusul oleh Rapat para anggota KWARAN yang berhasil benghasilkan berapa keputusan baru dan progam kerja.
Setelah itu ada RAB Rekruitmen Anggota Baru DKR DIWEK, yang berhasil memecahkan rekor untuk peserta RAB DKR terbanyak di Kabupaten JOmbang, yaitu 105 peserta dari scouters di Kecamatan Diwek
para panitia narsis juga hehehe
Sekarang DKR DIWEK bergelora untuk kegiatan EJSC yang dilkasanakn di Jombang, dengan latihan, simulasi tentunya dengan dukungan semangat yang membara DKR DIWEK akan selalu menjunjung tinggi sinergisitas kepramukaan di Kecamatan Diwek/(sukron.red)
Hahahaha,, itu kah kalimat pertama yang anda lontarkan mengenai DKR Diwek, ini Penjelasannya
DKR Diwek tidaklah vacum, melainkan DKR Diwek masih berusaha untuk memperbaiki masalah masalah Internal DKR, KWARAN, Maupun GUGUS DEPAN- GUGUS DEPAN di Naungan Kecamatan Diwek, memang kita tak terlihat secara fisik dalam berbagai kegiatan, tapi kita masih ada, kita berusaha untuk memperbaiki faktor yang selama ini yang menghambat kinerja DKR Diwek,
mulai akhir tahun 2013 DKR Diwek berusaha merombak tatanan internal, mulai dari struktur kwaran, MUSRAN yang hanya ditanggapi dengan kata "bulan ini" hingga sekarang yang belum terlaksanakan, pembaharuan nomor gudep dan lain lain, DKR Diwek sekarang berkonsentrasi untuk adminitrasi di gugus depan mulai nomor gudep hingga papan nomor gudep.
14 september 2012 DKR Diwek melakukan anjangsana ke DKR tetangga Yaitu Dkr Megaluh,
acara ini cukup seru selain anjangsan kami pun juga berwisata di atas air (on the water) hehehehe belajar ingris..., alias naik perahu barsama DKR megaluh... dan pada Event ini ada sesuatu yang membuat rame ... ingin taw.... kasih taw nggak ea..... heheheheh ea dech yaitu si mentri kominfo alias kak sukron dpat nomer cwek baru lho......3
and yang bwat spektakuler si cewek minta nonya langsung and live di lihat para anggota dkr lain..... cuith cuith cuith..... ada lagi si ketua yang membuat onar dengan gaya khas fotonya yaitu berpose seprti orang buang air kecil hehehe.. emang nya gue harus bilang WOW gitu,,....????? hahahahaha tak usah basa basi lagie ini tak kasih fotonya... heheheh
ini foto si perintin DKR DIWEK heheh PD bangetz...
nie foto bersama dengan anggota dengan DKR megaluh cie cie cie
foto anggota anggota DKR DIWEK sendiri hehehe ada yang aksen thuh....
narsis che anggota dkr Diwek hahahah
action 1..2..3.. chis.....
.
che menteri keuangan.... calon pengganti Sri Mulyani heheh amiinnn
Musyawarah penegak pandega putri putra kwaran
diwek dilaksanakan pada tanggal 27 maret 2009.kegiatan dilaksanakan pertama kali sejak kevakuman selama satu dasa warsa ini melibatkan
beberapa perwakilan sekolah tingkat sma dan saka bhayangkara guna mengaktifkan
kembalidewan kerja ranting diwek.Setelah melalui proses musyawarah akhirnya terpilih kak nur
romadhon untuk memimpin DKR diwek masa bakti 2009-2012.Selain dihadiri pramuka penegak pandega kegiatan ini juga di
hadiri oleh kak Dra.dwi yudawati,M.si selaku ka kwaran,Bpk Drs.Sarkowi selaku
kepala uptd diwek,kak Sutoyo,S.pd serta
kak Khoirudin selaku andalan cabang.
1.Penerimaan Anggota Baru (PAB) DKR
Langkah awal program kerja DKR Diwek adalah
penerimaaan anggota DKR.PAB DKR yang dilaksanakan
selama 2 hari mulai tanggal 15 sampai dengan 16 oktober 2009 di halaman
UPTD Diknas Diwek.Kegiatan ini meliputi materi
kepramukaan,dinamika kelompok,api unggun
serta out bond.Kegiatan yang diketuai kak
salamah ini diikuti 20 kader baru DKR.
2.Giat Lintas Alam
Mengsi liburan semester, DKR Diwek mengadakan
kegiatan lintas alam pada tanggal 7 juni 2010. Kegiatan yang diketuai oleh kak
sarwo paringan mukti ini melibatkan seluruh anggota DKR. Secara umum kegiatan
berjalan lancar, aman, dan terkendali.
3.HUT PRAMUKA Ke-49
Dalam memperingati HUT Pramuka tanggal 14
Agustus 2010, kwartir cabang Jombang mengadakan ulang janji dan tasyakuran.
Kegiatan melibatkan pramuka dewasa dan pramuak tingkat penegak dan pendega itu
berjalan dengan tertib dan khikmad. Peringatan yang bertepatan pada bulan puasa
ini juga melibatkan seluruh anggota DKR Diwek ini untuk melaksanakan khataman Al-Qur’an.
4.Perkemahan Majelis Pembimbing (Kemah MABI)
Yang selanjutnya disebut kemah MABI. Kemah
MABI diikuti oleh kepala sekolah se-jombang. Perkemahan yang dilaksanakan
selama tiga hari (tanggal 18 s.d 20 Nopember 2010) betempat dibumi perkemahan
“Perusada” Pangklungan Wonosalam, sebagai Tim Support Kwartir ranting Diwek DKR
melibatkan tiga puluh tujuh anggota (37) anggota untuk mengawal Kemah MABI yang
berasal dari kontingen Kwatir Ranting Diwek menjadi suatu kebanggaan
tersendiri dirasakan anggota DKR Diwek yang berhasil membangun Gapura raksasa
Perkemahan ini.
5.Pesta Siaga KWARAN Diwek
Seminggu usai pelaksanaan kemah MABI, DKR
Diwek mualai disibukkan dengan pelaksanaan event tahunan PESTA SIAGA. Bertwpat dilapangan UPTD Diknas Diwek pada
tanggal 28 Nopember 2010. Kegiatan berjalan dengan lancar berkat kordinasi yang
baik antara kwaran diwek dan DKR.
6.Rekrutmen Anggota Pramuka (RAP) DKR Diwek
Ditahun ke-3 masa bhakti DKR Diwek mengadakan
Rekuitmen Anggota Pramuka(selanjutnya disebut RAP) DKR yang unggul dan memiliki
jiwa korsa yang tingg. Bertempat disanggar bhakti pramuka diwek, kegiatan
berlangsung tanggal 20 s.d 21 Januari 2011. Sebagai ketua pelaksana kak evi
muflihatul habibah sukses menggelar acara dengan menerima 20 kader DKR yang
baru.
7.Penempuhan
Penegak Bantara
Guna memberikan bekal pengetahuan dan
ketrampilan anggota DKR dalam upaya pembentukan watak dan mental
menjadi generasi berjiwa pancasila.salah
satu kegiatan yang mengandung nilai tersebut adalah penempuhan penegak bantara.Kegiatan yang diketuai kak wahyu rizki dilaksanakan mulai tanggal 22 s.d 24 januari 2011 bertempat di smk sultan agung 1 tebuireng.Dalam kegiatan ini panitia penguji 15 orang pramuka penegak
bantara.
8.Supervisi, Evaluasi Dan Monitoring (SPEM)
Untuk mengetahui perkembangan pramuka diGudep
penegak. DKR melaksanakan SPEM dengan meninjau dan wawancara langsung kegudep
tingkat penegak diwilayah diwek. Kegiatan berlangsung selama lima hari
terhitung tanggal 20 s.d 25 pebruari 2011.
9.LATIHAN PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN (LPK) DKR
Untuk meningkatkan kualitas performa
kepengurusan. DKR Diwek melaksanakan LPK. Diketuai oleh kak Dwi Yulianto.
Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 1 April 2011. Mengingat minimnya sarana dan
prasarana kegiatan, kegiatan dilaksanakan di dua tempat, yaitu: dihalaman polsek
diwek dan pendopo kecamatan. Sebagai mentor mendatangakan langsung dari DKC
Jombang, diantaranya: kak andik setiawan, kak Ahmad Dwi Iswanto, kak
Anang, dan kak Nur rohim.
10.SEMINAR MOTIVASI
Untuk kali pertama kegiatan yang merupakan
program kerja kwarcab jombang dilaksanakan di wilayah ranting diwek. Kegiatan
seminar ini dilaksanakan tanggal 1 mei 2011 di pendopo kecamatan diwek. Sebagai
nara sumber seminar yakni kak Dra.agung kesna,M.Mkes dan Hadi (DKD
JATIM).kegiatan berlangsung meriah dan diikuti oleh sekitar 200 pramuka penegak
kegiatan seminar juga diikuti raoat koordinasi dewan kerja ranting se-Jombang.
11.GIAT OUT BOND PENGGALANG
Guna meningkatkan kreativitas pramuka,DKR
Diwek melaksanakan giat outbond untuk pramuka penggalang, bertempat di SMK
Sultan Agung 1 Tebuireng kegiatan diketuai oleh kak Ahmad Nur Romadlon pada 17
mei 2011 kegiatan berjalan semarak dengan diikuti puluhan pramuka penggalang.
12.JAMBORE RANTING
DIWEK
Kegiatan jambore ranting diwek dilaksanakan
oleh kwaran diwek dibantu dewan kerja ranting.kegiatan dilaksanakan tanggal
11-12 juni 2011 bertempat di buper kwaron yang diikuti oleh gudep penggalang
se-kecamatan diwek.
13.KEMBES DEWAN KERJA SE-JOMBANG
Sebagai salah satu penggagas dewan kerja
untuk melaksanakan kemah gabungan dewan kerja se-Jombang .kegiatan yang bertema
“menggagas sinergisitas dewan kerja dan membangun kesadaran, pengabdian
masyarakat” ini di pandegani oleh ketua DKR Diwek Nur Romadlon. Kegiatan
berlangsung selama tiga hari tanggal 17 sampai dengan 19 juni 2011 yang diikuti
14 dewan kerja se-jombang.
14.DIKLAT KEHUMASAN
Diklat kehumasan diadakan oleh dewan kerja
cabang dilaksanakan tanggal 23-24 juni
2011 di aula STKIP PGRI Jombang.kegiatan diikuti oleh penegak pandega
se-jombang.adapun perwakilan dari DKR diwek
yakni kak nur romadhon,kak ririn,kak evi,kak maysaroh.
15.PENEMPUAN BANTARA LAKSANA
PBL dilaksanakan cukup sederhana dan diikuti
beberapa anggota DKR yang belum melaksanakan SKU . Acara diakhiri dengan
pelantikan penegak Bantara dan penegak Laksana serta di meriakan dengan pesta
kelapa.
16.PENDAKIAN RELIGI
Kegiatan istimewa dalam rangka 50 tahun
gerakan Pramuka DKR Diwek mengadakan pendakian di Wonosalam tanggal 14 Agustus
2011 yang bertepatan dengan Puasa Ramadlan.kegiatan dirasakan menatang karena
dilakukan saat menjalankan Ibadah Puasa.semangat untuk pantang menyerah
memberikan energi bagi anggota DKR yang melaksanakan pendakian.
17.KIRAP TUNAS
Kirap Tunas dilaksanakan oleh DKR Bandar
Kedung Mulyo menyambut HUT Pramuka dilaksanakan pada tanggal 20 sampai dengan
21 agustus 2011 kegiatan juga dilanjutkan dengan rapat koordinasi Dewan Kerja
se-Jombang
18.OUT BOND SOSIAL
Guna meningkatkan peran pramuka dalam
masyarakat, DKR Diwek melaksanakan
kegiatan mini out bond .kegiatan ini khusus dipersembahkan untuk
adik-adik panti asuha Al-Khoiriyah Seblak.diketuai oleh kak Makinuddin kegiatan
tersebut dilaksanakan pada tanggal 7 oktober 2011 . dengan semangat bebagi dan
persaudaraan kegiatan sosial ini berjalan dengan baik.
19.SJSC (SCOUT JUNGLE SURVIVAL COURSE)
SJSC (Scout Jungle Survival Course) diadakan
oleh DKR Bareng dilaksanakan pada tanggal 19 sampai dengan 20 november 2011 di
buper Cuban Grenjeng Bareng yang diikuti oleh ±500 Pramuka Penegak
Pandega se-Jombang.Kegiatan juga dilanjutkan RAKOR Dewan kerja se-Jombang.
20.KMD KWARCAB JOMBANG
Kursus mahir dasar merupakan program kerja
jombang.kegiatan dilaksanakan tanggal 28
november-4 desember 2011di PUSDIKLATCAB jombang.KMD diikuti perwakilan dewan
kerja ranting se-jombang.adapun kontingen dari DKR diwek yakni kak sarwo
paringan mukti dan kak ririn indah lestari.
21.JAMBORE OSIS DIWEK
Program
unggulan DKR Diwek yakni jambore
osis diwek.kegiatan yang dikhususkan untuk osis tingkat sma ini diketuai oleh
kak karim.kegiatan dilaksanakan tanggal 27-29 desember2011 ini bertempat di
buper wana wisata sumberboto mojowarno jombang.kegiatan yang diikuti puluhan
sekolah ini berhasil menyatukan osis sma se-diwek untuk turut aktif bersinergi
demi kemajuan bersama.
22.KPDK JOMBANG
Kursus pengelolaan dewan kerja dilaksanakan
pada tanggal 27-29 april 2012.bertempat di sma 3 jombang.kegiatan di ikuti oleh
delegasi masing-masing dewan kerja ranting.adapun DKR diwek mendelegasikan 3
orang yakni kak selamet,kak ririn dan kak rika.
Sebagian besar pelajar sma atau bahkan sampai mahasiswa ketika ditanya pernakah kamu mengikuti kegiatan pramuka?dan rata rata mereka pun menjawab,tentu,aku pernah mengikuti pramuka,tapi itu dulu waktu sekolah dasar dan sekarang sudah tidak lagi,banyak kegiatan yang lebih menarik,katanya ungkap seorang pelajar salah satu smadi jombang.lain halnya dengan pendapat Amelia fitri,mahasiswi salah satu perguruan tinggi di jombang itu menuturkan bahwa ikut ikutan pramuka?udah gak jamannya kaleee,sambil tersenyum sinis.
Fenomena munculnya asumsi miring tentang pramuka semacam itu sebenarnya sudah saya dengar dalam obrolan ringan saat sma, bahkan juga masih terdengar di kalangan kampus tempat saya belajar.ketika saya mengikuti unit kegiatan pramuka di kampus kami pun pernah mendiskusikan tentang menurunnya minat pemuda untuk mengikuti kegiatan pramuka.Harus diakui, pramuka telah lama kehilangan daya tariknya.
berdiri pada 14 Agustus 1961, gerakan pramuka secara nasional mengalami puncak kejayaan di era Soeharto. Anggotanya meningkat pesat dari 500 ribu pada 1961 menjadi 14 juta jiwa pada 1985. Jumlah anggota kian membesar setelah pramuka ditetapkan sebagai bagian dari kegiatan ekstrakurikuler sekolah. Bahkan setelan cokelat pramuka pun ditetapkan sebagai salah satu seragam sekolah.namun dalam perkembangannya di era kuatnya arus modernisasi gerakan pramuka mengalami degradasi. Maklum, sejak Presiden Soeharto lengser, Mei 1998, sokongan dana pramuka dari APBN ikut berhenti. Pada tingkat daerah, banyak gubernur, bupati,camat sampai kepala sekolah tidak terlalu gencar membantu kwartir dan kegiatan pramuka.
Sejalan dengan perkembangan zaman, banyak gugus depan dengan peserta didik dari pramuka siaga (7-10) sampai pandega (21-25) yang berbasis gugus depan semakin menurun.Anak-anak dan remaja tersedot mengikuti kegiatan lain yang lebih santai dan menarik.pilihannya pun beragam,mulai drum band,banjari,vokal,English club,komputer dan sebagainya.tentu kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang positif,namun menjadi generasi penerus bangsa yang handal,tanggap,tangguh,tanggon dan trengginas tentu gerakan pramuka wadah yang lebih tepat.memang tidak semua harus pramuka tapi semua bermula dari pramuka.
Sayang, lantaran ada beberapa gudep pramuka yang dipaksakan, kualitas menjadi kurang diperhatikan. Kegiatan pramuka jadi monoton dan menjemukan. Napas pramuka yang mengutamakan unsur sukarela dan se mangat kekeluargaan makin kendur.Di sekolah pun kegiatan ini Cuma berkembang di tingkat sekolah dasar. Siswa SMP dan SMU, terutama di kota-kota besar, tak lagi melihat pramuka sebagai kegiatan yang menarik. Pramuka secara berangsur-angsur kehilangan pamor.
Sebagai contoh,dari 21 gugus depan penegak di wilayah kwartir ranting diwek hanya 5 gudep yang masih aktif berkegiatan.padahalkalau menggunakan data statistik jumlah pramuka penegak tidak lebih dari seratus orang tentu tidak sebanding dengan jumlah pelajar sma yang mencapai sepuluh ribu lebih.Persoalan serupa juga dialami di tingkatan penggalang maupun siaga. Kini di salah satu gudep saja hanya tinggal belasan saja. Padahal, beberapa anggota pramuka berprestasi sampai ke tingkat nasional berasal dari gudep.memang harus kita bahwa minat pemuda untuk mengikuti pramuka semakin menurun bak sebuah peribahasa,”mati seribu tumbuh satu “
memang masih ada sekolompok pramuka penegak berbasis satuan karya yang beruntung masih bisa bertahan. Basis satuan karya bukan gugus depan membuat pramuka menjadi milik bersama sebuah komunitas. Orang tua, pendidik, anak muda, juga pamong setempat ikut merasa memiliki gerakan ini. Ikatan sosial pun terjalin kuat. Amanat memanggil pulang gerakan pramuka untuk kembali menjadi gerakan komunitas, sukarela, dan kekeluargaan ini yang sedang didengungkan.
Berkurangnya minat para siswa terhadap kegiatan pramuka menjadi pusat perhatian Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Saat membuka Jambore Nasional di Jatinangor, Sumedang. selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional, Presiden meminta gerakan pramuka memperbarui metode kegiatan dan pelatihan. "Agar gerakan ini diminati lagi," kata Presiden Yudhoyono. Sebagai catatan, Yudhoyono semasa remaja pernah menjadi anggota pramuka. "Akan saya canangkan revitalisasi gerakan pramuka pada ulang tahun gerakan ini, 14 Agustus nanti," katanya.Agar revitalisasi pramuka berjalan mulus, Presiden Yudhoyono berjanji memperjuangkan payung hukum bagi gerakan ini dalam bentuk undang-undang. Maklum, selama ini, payung hukum gerakan itu cuma berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961 yang dikeluarkan Presiden RI Soekarno.
Ide revitalisasi pramuka juga didengungkan mantan Menko Kesra Aburizal Bakrie ketika menutup acara perkemahan Wirakarya Nasional di Gorontalo,Saat membuka Rakernas Pramuka, Juni 2006, mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga Adhyaksa Dault pun menyatakan dukungan penuh upaya menggolkan UU Kepramukaan.
Bak gayung bersambut,ide revitalisasi gerakan pramuka juga terdengar sampai ke kota-kota bahkan kecamatan,tidak tanggung-tanggung,dalam peringatan hari ulang tahun pramuka di gedung bung tomo pemkab jombang, bupati selaku kamabicab memerintahkan kepada seluruh jajaran kamabiran sekabupaten dan pimpinan satuan karya untuk meningkatkan kuantitas dan kwalitas gerakan pramuka.
Ide revitalisasi itu pada akhirnya menyisakan pertanyaan,seberapa jauh efektifitas gagasan itu untuk dilaksanakan?Menariknya,teman-teman yang berdiri di garis terdepan dewan kerja ranting sejauh ini tidak melihat perubahan yang signifikan terhadap gerakan pramuka.bahkan dkr yang merupakan ujung tombak kwartir ranting pun masih banyak yang berjalan tertatih-tatih bahkan jalan di tempat istilahnya mengingat rendahnya partisipasi,dukungan moril dan finansial serta bimbingan dan pengawasan dari dari kwarran.kami menyadari bahwa revitalisasi yang lama di dengung-dengungkan hanya sebatas intruksi yang pada akhirnyamenguap begitu saja tanpa ada tindak lanjut yang nyata.kalau sudah seperti ini permulaannya,tentu bukan perkara mudah untuk mengembalikan kejayaan gerakan pramuka bak membalik telapak tangan.
Pernyataan diatas sudah sepantasnya menjadi bahan renungan,untuk melahirkan kecerdasan yang membaut rasa kebersamaan dan sinergi perubahan pada gerakan pramuka secara nyata.Napoleon Bonaparte mengatakan “tidak ada yang mudah…tetapi tidak ada yang tidak mungkin”pepatah kuno yang pernah menggelora saat perang dunia pertama itu memberikan spirit kepada kita semua untuk terus mendharma bhaktikan jiwa raga untuk mengembalikan kejayaan gerakan pramuka.