Jumat, 20 Februari 2015

Diwek Comeback..!!

Hai semua, para scouter di seluruh penjuru dunia baik dunia kita maupun dunia lain, (hiii) haha admin sudah mulai kangen dengan anda, kini DKR DIWEK kembali dan siap menjadi Barometer DKr di kabupaten Jombang.

DKR DIWEK kembali bergegas Berkegiatan meramaikan khasanah kepramukaan di kabupaten Jombang, (hehehe), diawali dengan MUSRAN yang dilaksanakan Akhir November 2014, yang diikuti para kamabigus dan perwakilan gugus depan di Kecamatan Diwek, dengan semangat Tinggi para Panitia akhirnya berhasil terlaksana dengan baik.


Kemudian disusul oleh Rapat para anggota KWARAN yang berhasil benghasilkan berapa keputusan baru dan progam kerja.



Setelah itu ada RAB Rekruitmen Anggota Baru DKR DIWEK, yang berhasil memecahkan rekor untuk peserta RAB DKR terbanyak di Kabupaten JOmbang, yaitu 105 peserta dari scouters di Kecamatan Diwek
 para panitia narsis juga hehehe


Sekarang DKR DIWEK bergelora untuk kegiatan EJSC yang dilkasanakn di Jombang, dengan latihan, simulasi tentunya dengan dukungan semangat yang membara DKR DIWEK akan selalu menjunjung tinggi sinergisitas kepramukaan di Kecamatan Diwek/(sukron.red)

Senin, 14 April 2014

DKR DIWEK Vacum...???

       Hahahaha,, itu kah kalimat pertama yang anda lontarkan mengenai DKR Diwek, ini Penjelasannya
DKR Diwek tidaklah vacum, melainkan DKR Diwek masih berusaha untuk memperbaiki masalah masalah Internal DKR, KWARAN, Maupun GUGUS DEPAN- GUGUS DEPAN di Naungan Kecamatan Diwek, memang kita tak terlihat secara fisik dalam berbagai kegiatan, tapi kita masih ada, kita berusaha untuk memperbaiki faktor yang selama ini yang menghambat kinerja DKR Diwek,

      mulai akhir tahun 2013 DKR Diwek berusaha merombak tatanan internal, mulai dari struktur kwaran, MUSRAN yang hanya ditanggapi dengan kata "bulan ini" hingga sekarang yang belum terlaksanakan, pembaharuan nomor gudep dan lain lain, DKR Diwek sekarang berkonsentrasi untuk adminitrasi di gugus depan mulai nomor gudep hingga papan nomor gudep.

Jumat, 14 September 2012

anjangsana ke DKR Megaluh

14 september 2012 DKR Diwek melakukan anjangsana ke DKR tetangga Yaitu Dkr Megaluh,
acara ini cukup seru selain anjangsan kami pun juga berwisata di atas air (on the water) hehehehe belajar ingris..., alias naik perahu barsama DKR megaluh...
dan pada Event ini ada sesuatu yang membuat rame ... ingin taw....  kasih taw nggak ea..... heheheheh
ea dech yaitu si mentri kominfo alias kak sukron dpat nomer cwek baru lho......3
and yang bwat spektakuler si cewek minta nonya langsung and live di lihat para anggota dkr lain..... cuith cuith cuith.....
ada lagi si ketua yang membuat onar dengan gaya khas fotonya yaitu berpose seprti orang buang air kecil hehehe.. emang nya gue harus bilang WOW gitu,,....????? hahahahaha
tak usah basa basi lagie ini tak kasih fotonya... heheheh
ini foto si perintin DKR DIWEK heheh PD bangetz...


nie foto bersama dengan anggota dengan DKR megaluh   cie cie cie


foto anggota anggota DKR DIWEK sendiri hehehe ada yang aksen thuh....

narsis che anggota dkr Diwek hahahah


action  1..2..3.. chis.....
 .

che menteri keuangan.... calon pengganti Sri Mulyani heheh amiinnn


pemandangan saat sunset... whuzzzzz


keluarga berencana heheheheheh


gak serius ne.......


thanks.......

Selasa, 19 Juni 2012

Laporan Kegiatan DKR Diwek

1.Musppanitera

Musyawarah penegak pandega putri putra kwaran diwek dilaksanakan pada tanggal 27 maret 2009. kegiatan dilaksanakan pertama kali sejak kevakuman  selama satu dasa warsa ini melibatkan beberapa perwakilan sekolah tingkat sma dan saka bhayangkara guna mengaktifkan kembali dewan kerja ranting diwek. Setelah melalui proses musyawarah akhirnya terpilih kak nur romadhon untuk memimpin DKR diwek masa bakti 2009-2012. Selain dihadiri pramuka penegak pandega kegiatan ini juga di hadiri oleh kak Dra.dwi yudawati,M.si selaku ka kwaran, Bpk Drs. Sarkowi selaku kepala uptd diwek,kak Sutoyo, S.pd serta kak Khoirudin selaku andalan cabang.
1.      Penerimaan Anggota Baru (PAB) DKR
Langkah awal program kerja DKR Diwek adalah penerimaaan  anggota DKR. PAB DKR yang dilaksanakan  selama 2 hari mulai tanggal 15 sampai dengan 16 oktober 2009 di halaman UPTD Diknas Diwek. Kegiatan ini meliputi materi kepramukaan, dinamika kelompok,api unggun serta out bond. Kegiatan yang diketuai kak salamah ini diikuti 20 kader baru DKR.
2.      Giat Lintas Alam
Mengsi liburan semester, DKR Diwek mengadakan kegiatan lintas alam pada tanggal 7 juni 2010. Kegiatan yang diketuai oleh kak sarwo paringan mukti ini melibatkan seluruh anggota DKR. Secara umum kegiatan berjalan lancar, aman, dan terkendali.



3.      HUT PRAMUKA Ke-49
Dalam memperingati HUT Pramuka tanggal 14 Agustus 2010, kwartir cabang Jombang mengadakan ulang janji dan tasyakuran. Kegiatan melibatkan pramuka dewasa dan pramuak tingkat penegak dan pendega itu berjalan dengan tertib dan khikmad. Peringatan yang bertepatan pada bulan puasa ini juga melibatkan seluruh anggota DKR Diwek ini untuk melaksanakan khataman Al-Qur’an.
4.      Perkemahan Majelis Pembimbing (Kemah MABI)
Yang selanjutnya disebut kemah MABI. Kemah MABI diikuti oleh kepala sekolah se-jombang. Perkemahan yang dilaksanakan selama tiga hari (tanggal 18 s.d 20 Nopember 2010) betempat dibumi perkemahan “Perusada” Pangklungan Wonosalam, sebagai Tim Support Kwartir ranting Diwek DKR melibatkan tiga puluh tujuh anggota (37) anggota untuk mengawal Kemah MABI yang berasal dari kontingen Kwatir Ranting Diwek menjadi suatu kebanggaan tersendiri  dirasakan anggota DKR  Diwek yang berhasil membangun Gapura raksasa Perkemahan ini.
5.      Pesta Siaga KWARAN Diwek
Seminggu usai pelaksanaan kemah MABI, DKR Diwek mualai disibukkan dengan pelaksanaan event tahunan PESTA SIAGA.  Bertwpat dilapangan UPTD Diknas Diwek pada tanggal 28 Nopember 2010. Kegiatan berjalan dengan lancar berkat kordinasi yang baik antara kwaran diwek dan DKR.
6.      Rekrutmen Anggota Pramuka (RAP) DKR Diwek
Ditahun ke-3 masa bhakti DKR Diwek mengadakan Rekuitmen Anggota Pramuka(selanjutnya disebut RAP) DKR yang unggul dan memiliki jiwa korsa yang tingg. Bertempat disanggar bhakti pramuka diwek, kegiatan berlangsung tanggal 20 s.d 21 Januari 2011. Sebagai ketua pelaksana kak evi muflihatul habibah sukses menggelar acara dengan menerima 20 kader DKR yang baru.
7.      Penempuhan Penegak Bantara
Guna memberikan bekal pengetahuan dan ketrampilan  anggota DKR  dalam upaya pembentukan watak dan mental menjadi generasi  berjiwa pancasila.salah satu kegiatan yang mengandung nilai tersebut adalah penempuhan penegak bantara. Kegiatan yang diketuai kak wahyu rizki dilaksanakan  mulai tanggal 22 s.d 24 januari 2011 bertempat di smk sultan agung 1 tebuireng. Dalam kegiatan ini panitia penguji 15 orang pramuka penegak bantara.
8.      Supervisi, Evaluasi Dan Monitoring (SPEM)
Untuk mengetahui perkembangan pramuka diGudep penegak. DKR melaksanakan SPEM dengan meninjau dan wawancara langsung kegudep tingkat penegak diwilayah diwek. Kegiatan berlangsung selama lima hari terhitung tanggal 20 s.d 25 pebruari 2011.
9.      LATIHAN PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN (LPK) DKR
Untuk meningkatkan kualitas performa kepengurusan. DKR Diwek melaksanakan LPK. Diketuai oleh kak Dwi Yulianto. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 1 April 2011. Mengingat minimnya sarana dan prasarana kegiatan, kegiatan dilaksanakan di dua tempat, yaitu: dihalaman polsek diwek dan pendopo kecamatan. Sebagai mentor mendatangakan langsung dari DKC Jombang, diantaranya: kak andik setiawan, kak Ahmad Dwi Iswanto, kak Anang,  dan kak Nur rohim.
10.  SEMINAR MOTIVASI
Untuk kali pertama kegiatan yang merupakan program kerja kwarcab jombang dilaksanakan di wilayah ranting diwek. Kegiatan seminar ini dilaksanakan tanggal 1 mei 2011 di pendopo kecamatan diwek. Sebagai nara sumber seminar yakni kak Dra.agung kesna,M.Mkes dan Hadi (DKD JATIM).kegiatan berlangsung meriah dan diikuti oleh sekitar 200 pramuka penegak kegiatan seminar juga diikuti raoat koordinasi dewan kerja ranting se-Jombang.
11.  GIAT OUT BOND PENGGALANG
Guna meningkatkan kreativitas pramuka,DKR Diwek melaksanakan giat outbond untuk pramuka penggalang, bertempat di SMK Sultan Agung 1 Tebuireng kegiatan diketuai oleh kak Ahmad Nur Romadlon pada 17 mei 2011 kegiatan berjalan semarak dengan diikuti puluhan pramuka penggalang.
12.  JAMBORE RANTING DIWEK
Kegiatan jambore ranting diwek dilaksanakan oleh kwaran diwek dibantu dewan kerja ranting.kegiatan dilaksanakan tanggal 11-12 juni 2011 bertempat di buper kwaron yang diikuti oleh gudep penggalang se-kecamatan diwek.
13.  KEMBES DEWAN KERJA SE-JOMBANG
Sebagai salah satu penggagas dewan kerja untuk melaksanakan kemah gabungan dewan kerja se-Jombang .kegiatan yang bertema “menggagas sinergisitas dewan kerja dan membangun kesadaran, pengabdian masyarakat” ini di pandegani oleh ketua DKR Diwek Nur Romadlon. Kegiatan berlangsung selama tiga hari tanggal 17 sampai dengan 19 juni 2011 yang diikuti 14 dewan kerja se-jombang.
14.  DIKLAT KEHUMASAN
Diklat kehumasan diadakan oleh dewan kerja cabang dilaksanakan  tanggal 23-24 juni 2011 di aula STKIP PGRI Jombang.kegiatan diikuti oleh penegak pandega se-jombang.adapun perwakilan dari DKR diwek  yakni kak nur romadhon,kak ririn,kak evi,kak maysaroh.



15.  PENEMPUAN BANTARA LAKSANA
PBL dilaksanakan cukup sederhana dan diikuti beberapa anggota DKR yang belum melaksanakan SKU . Acara diakhiri dengan pelantikan penegak Bantara dan penegak Laksana serta di meriakan dengan pesta kelapa.
16.  PENDAKIAN RELIGI
Kegiatan istimewa dalam rangka 50 tahun gerakan Pramuka DKR Diwek mengadakan pendakian di Wonosalam tanggal 14 Agustus 2011 yang bertepatan dengan Puasa Ramadlan.kegiatan dirasakan menatang karena dilakukan saat menjalankan Ibadah Puasa.semangat untuk pantang menyerah memberikan energi bagi anggota DKR yang melaksanakan pendakian.
17.  KIRAP TUNAS
Kirap Tunas dilaksanakan oleh DKR Bandar Kedung Mulyo menyambut HUT Pramuka dilaksanakan pada tanggal 20 sampai dengan 21 agustus 2011 kegiatan juga dilanjutkan dengan rapat koordinasi Dewan Kerja se-Jombang
18.  OUT BOND SOSIAL
Guna meningkatkan peran pramuka dalam masyarakat, DKR Diwek melaksanakan  kegiatan mini out bond .kegiatan ini khusus dipersembahkan untuk adik-adik panti asuha Al-Khoiriyah Seblak.diketuai oleh kak Makinuddin kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 7 oktober 2011 . dengan semangat bebagi dan persaudaraan kegiatan sosial ini berjalan dengan baik.
19.  SJSC (SCOUT JUNGLE SURVIVAL COURSE)
SJSC (Scout Jungle Survival Course) diadakan oleh DKR Bareng dilaksanakan pada tanggal 19 sampai dengan 20 november 2011 di buper Cuban Grenjeng Bareng yang diikuti oleh ±500 Pramuka Penegak Pandega se-Jombang.Kegiatan juga dilanjutkan RAKOR Dewan kerja se-Jombang.
20.  KMD KWARCAB JOMBANG
Kursus mahir dasar merupakan program kerja jombang.kegiatan dilaksanakan  tanggal 28 november-4 desember 2011di PUSDIKLATCAB jombang.KMD diikuti perwakilan dewan kerja ranting se-jombang.adapun kontingen dari DKR diwek yakni kak sarwo paringan mukti dan kak ririn indah lestari.
21.  JAMBORE OSIS DIWEK
Program  unggulan DKR Diwek  yakni jambore osis diwek.kegiatan yang dikhususkan untuk osis tingkat sma ini diketuai oleh kak karim.kegiatan dilaksanakan tanggal 27-29 desember2011 ini bertempat di buper wana wisata sumberboto mojowarno jombang.kegiatan yang diikuti puluhan sekolah ini berhasil menyatukan osis sma se-diwek untuk turut aktif bersinergi demi kemajuan bersama.



22.  KPDK  JOMBANG
Kursus pengelolaan dewan kerja dilaksanakan pada tanggal 27-29 april 2012.bertempat di sma 3 jombang.kegiatan di ikuti oleh delegasi masing-masing dewan kerja ranting.adapun DKR diwek mendelegasikan 3 orang yakni kak selamet,kak ririn dan kak rika.
 

Minggu, 24 Juli 2011

Mati seribu tumbuh Satu


Sebagian besar pelajar sma atau bahkan sampai mahasiswa ketika ditanya pernakah kamu mengikuti kegiatan pramuka?dan rata rata mereka pun menjawab,tentu,aku pernah mengikuti pramuka,tapi itu dulu waktu sekolah dasar dan sekarang sudah tidak lagi,banyak kegiatan yang lebih menarik,katanya ungkap seorang pelajar salah satu sma  di jombang.lain halnya dengan pendapat Amelia fitri,mahasiswi salah satu perguruan tinggi di jombang itu menuturkan bahwa ikut ikutan pramuka?udah gak jamannya kaleee,sambil tersenyum sinis.
            Fenomena munculnya asumsi miring tentang pramuka semacam itu sebenarnya sudah saya dengar dalam obrolan ringan saat sma, bahkan juga masih terdengar di kalangan kampus tempat saya belajar.ketika saya mengikuti unit kegiatan pramuka di kampus kami pun pernah mendiskusikan tentang menurunnya minat pemuda untuk mengikuti kegiatan pramuka. Harus diakui, pramuka telah lama kehilangan daya tariknya.
berdiri pada 14 Agustus 1961, gerakan pramuka secara nasional mengalami puncak kejayaan di era Soeharto. Anggotanya meningkat pesat dari 500 ribu pada 1961 menjadi 14 juta jiwa pada 1985. Jumlah anggota kian membesar setelah pramuka ditetapkan sebagai bagian dari kegiatan ekstrakurikuler sekolah. Bahkan setelan cokelat pramuka pun ditetapkan sebagai salah satu seragam sekolah.namun dalam perkembangannya di era kuatnya arus modernisasi gerakan pramuka mengalami degradasi. Maklum, sejak Presiden Soeharto lengser, Mei 1998, sokongan dana pramuka dari APBN ikut berhenti. Pada tingkat daerah, banyak gubernur, bupati,camat sampai kepala sekolah tidak terlalu gencar membantu kwartir dan kegiatan pramuka.
Sejalan dengan perkembangan zaman, banyak gugus depan dengan peserta didik dari pramuka siaga (7-10) sampai pandega (21-25) yang berbasis gugus depan semakin menurun.Anak-anak dan remaja tersedot mengikuti kegiatan lain yang lebih santai dan menarik.pilihannya pun beragam,mulai drum band,banjari,vokal,English club,komputer dan sebagainya.tentu kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang positif,namun menjadi generasi penerus bangsa yang handal,tanggap,tangguh,tanggon dan trengginas tentu gerakan pramuka wadah yang lebih tepat.memang tidak semua harus pramuka tapi semua bermula dari pramuka.
Sayang, lantaran ada beberapa gudep pramuka yang dipaksakan, kualitas menjadi kurang diperhatikan. Kegiatan pramuka jadi monoton dan menjemukan. Napas pramuka yang mengutamakan unsur sukarela dan se mangat kekeluargaan makin kendur.Di sekolah pun kegiatan ini Cuma berkembang di tingkat sekolah dasar. Siswa SMP dan SMU, terutama di kota-kota besar, tak lagi melihat pramuka sebagai kegiatan yang menarik. Pramuka secara berangsur-angsur kehilangan pamor.
Sebagai contoh,dari 21 gugus depan penegak di wilayah kwartir ranting diwek hanya 5 gudep yang masih aktif berkegiatan.padahal  kalau menggunakan data statistik jumlah pramuka penegak tidak lebih dari seratus orang tentu tidak sebanding dengan jumlah pelajar sma yang mencapai sepuluh ribu lebih.Persoalan serupa juga dialami di tingkatan penggalang maupun siaga. Kini di salah satu gudep saja hanya tinggal belasan saja. Padahal, beberapa anggota pramuka berprestasi sampai ke tingkat nasional berasal dari gudep.memang harus kita bahwa minat pemuda untuk mengikuti pramuka semakin menurun bak sebuah peribahasa,”mati seribu tumbuh satu “
memang masih ada sekolompok pramuka penegak berbasis satuan karya yang beruntung masih bisa bertahan. Basis satuan karya bukan gugus depan membuat pramuka menjadi milik bersama sebuah komunitas. Orang tua, pendidik, anak muda, juga pamong setempat ikut merasa memiliki gerakan ini. Ikatan sosial pun terjalin kuat. Amanat memanggil pulang gerakan pramuka untuk kembali menjadi gerakan komunitas, sukarela, dan kekeluargaan ini yang sedang didengungkan.
 Berkurangnya minat para siswa terhadap kegiatan pramuka menjadi pusat perhatian Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Saat membuka Jambore Nasional di Jatinangor, Sumedang. selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional, Presiden meminta gerakan pramuka memperbarui metode kegiatan dan pelatihan. "Agar gerakan ini diminati lagi," kata Presiden Yudhoyono. Sebagai catatan, Yudhoyono semasa remaja pernah menjadi anggota pramuka. "Akan saya canangkan revitalisasi gerakan pramuka pada ulang tahun gerakan ini, 14 Agustus nanti," katanya.Agar revitalisasi pramuka berjalan mulus, Presiden Yudhoyono berjanji memperjuangkan payung hukum bagi gerakan ini dalam bentuk undang-undang. Maklum, selama ini, payung hukum gerakan itu cuma berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961 yang dikeluarkan Presiden RI Soekarno.
Ide revitalisasi pramuka juga didengungkan mantan Menko Kesra Aburizal Bakrie ketika menutup acara perkemahan Wirakarya Nasional di Gorontalo,Saat membuka Rakernas Pramuka, Juni 2006, mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga Adhyaksa Dault pun menyatakan dukungan penuh upaya menggolkan UU Kepramukaan.
Bak gayung bersambut,ide revitalisasi gerakan pramuka juga terdengar sampai ke kota-kota bahkan kecamatan,tidak tanggung-tanggung,dalam peringatan hari ulang tahun pramuka di gedung bung tomo pemkab jombang, bupati selaku kamabicab memerintahkan kepada seluruh jajaran kamabiran sekabupaten dan pimpinan satuan karya untuk meningkatkan kuantitas dan kwalitas gerakan pramuka.
Ide revitalisasi itu pada akhirnya menyisakan pertanyaan,seberapa jauh efektifitas gagasan itu untuk dilaksanakan?Menariknya,teman-teman yang berdiri di garis terdepan dewan kerja ranting sejauh ini tidak melihat perubahan yang signifikan terhadap gerakan pramuka.bahkan dkr yang merupakan ujung tombak kwartir ranting pun masih banyak yang berjalan tertatih-tatih bahkan jalan di tempat istilahnya mengingat rendahnya partisipasi,dukungan moril dan finansial serta bimbingan dan pengawasan dari dari kwarran.kami menyadari bahwa revitalisasi yang lama di dengung-dengungkan hanya sebatas intruksi yang pada akhirnya  menguap begitu saja tanpa ada tindak lanjut yang nyata.kalau sudah seperti ini permulaannya,tentu bukan perkara mudah untuk mengembalikan kejayaan gerakan pramuka bak membalik telapak tangan.
Pernyataan diatas sudah sepantasnya menjadi bahan renungan,untuk melahirkan kecerdasan yang membaut rasa kebersamaan dan sinergi perubahan pada gerakan pramuka secara nyata.Napoleon Bonaparte mengatakan “tidak ada yang mudah…tetapi tidak ada yang tidak mungkin”pepatah kuno yang pernah menggelora saat perang dunia pertama itu memberikan spirit kepada kita semua untuk terus mendharma bhaktikan jiwa raga untuk mengembalikan kejayaan gerakan pramuka.

gerakan pramuka indonesia

Gerakan Pramuka Indonesia adalah nama organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan yang dilaksanakan di Indonesia. Kata "Pramuka" merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang memiliki arti Rakyat Muda yang Suka Berkarya.
"Pramuka" merupakan sebutan bagi anggota Gerakan Pramuka, yang meliputi; Pramuka Siaga, Pramuka Penggalang, Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega. Kelompok anggota yang lain yaitu Pembina Pramuka, Andalan Pramuka, Korps Pelatih Pramuka, Pamong Saka Pramuka, Staf Kwartir dan Majelis Pembimbing Pramuka.
Sedangkan yang dimaksud "Kepramukaan" adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan, yang sasaran akhirnya pembentukan watak, akhlak dan budi pekerti luhur. Kepramukaan adalah sistem pendidikan kepanduan yang disesuaikan dengan keadaan, kepentingan dan perkembangan masyarakat dan bangsa Indonesia.